Senin, Juni 22, 2009

Katalog Perakitan SMK dan Zyrex

UG ICT Award 2009 - Lomba Website Sekolah



Daftarkan sekarang juga!

Daftarkan Website SMA atau penerapan ICT untuk usaha kecil
dalam rangka UG-ICT award dan menangkan
hadiah menarik.

Pencantuman Banner

Untuk Web SMA/SMK/Madrasah Aliyah yang telah mendaftar, wajib mencantumkan banner ICT AWARD 2009 untuk melakukan penjurian secara remote. Silakan lihat tata cara nya di menu Registration-Banner. Info lebih lanjut silakan kontak ictaward@gunadarma.ac.id

Raih TOTAL HADIAH 150 Juta

Bagi SMA/SMK/Madrasah Aliyah, Usaha kecil masih dibuka kesempatan Pendaftaran sampai 30 Juni 2009. Pemberian Penghargaan bagi Pemenang akan diselenggarakan tanggal 21 -24 Juli 2009 dalam acara seminar dan Pameran Produk Teknologi. Info Lebih Lengkap silakan lihat POSTER yang telah ada di web ini.

Organized by :

Kriteria untuk website:

  1. Kelengkapan fitur layanan melalui web

  2. Traffic

  3. Design

  4. Kemutakhiran

Kriteria tambahan (Bagi Usaha Kecil Menengah):

  1. Cakupan pasar

  2. Penggunaan ICT (HP, Komputer, Internet)

  3. Pengalaman menggunakan ICT (Waktu, Jenis ICT)

  4. Perkembangan bisnis

  5. Evaluasi berdasarkan deskripsi singkat

Prinsip Mekanisme Seleksi

  1. Calon peserta mendaftar melalui website yang dibuat khusus untuk acara UG ICT award

  2. Calon peserta cukup memasukkan informasi data diri pendaftar, alaman dan nama domain yang akan dinilai, nama instansi yang memiliki domain tersebut, dan deskripsi singkat sejarah dan perkembangan website-nya

  3. Calon peserta untuk usaha kecil bisa didaftarkan oleh Dinas perindustrian dan perdagangan setempat, Asosiasi usaha, atau rekanan dari usaha kecil yang sukses menerapkan ICT

  4. Penilaian dilakukan oleh Dewan Juri.

  5. Pengumuman pemenang diinformasikan melalui website UG ICT Award.

Pemenang

  1. Untuk setiap kategori terdiri dari Juara 1, Juara 2, Juara 3, Harapan 1,Harapan 2 dan Harapan 3, Juara Favorit

  2. Untuk Juara Favorit ditentukan oleh umum, dengan cara sebagai berikut :
    - Khusus pengguna Indosat : dapat mengirimkan sms peserta favorit ke nomor 5678 (Rp. 1.000,- / sms).
    pesan :

    Untuk peserta kategori SMA/SMK/MAN : UG#ICT#SMA#[nomor peserta]

    untuk informasi nomor peserta bisa anda lihat di daftar peserta.
untuk lebih jelasnya klik pada link ini

Selasa, Juni 02, 2009

Mobil Digdaya 1.51 Buatan Siswa SMK

BANDUNG - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membubuhkan tanda tangan di Mobil "Esemka" buatan siswa Sekolah Menegah Kejuruan (SMK).

Pembubuhan tanda tangan tersebut, dilakukan saat mengunjungi stand-stand pameran pendidikan dalam acara puncak Perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2009 di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB Bandung, Selasa (26/5). Selain membubuhkan tanda tangan, Presiden SBY juga menuliskan pesan di mobil tersebut. "Karya yang membanggakan, saya harap dilanjutkan, SBY 26 Mei 2009," tulis pesan tersebut.

Mobil berbentuk pikap ekstra kabin berwarna hitam itu diberi nama Digdaya 1.51. Mobil tersebut dibuat selama 78 hari. Biaya produksinya menghabiskan dana sekitar Rp 173 juta. "Jika diproduksi masal, mungkin biaya produksinya bisa ditekan hingga Rp 80 juta per mobil," kata Bagus Gunawan, kepala SMK Singosari di pendapa Kabupaten Malang, kemarin.

Mobil karya siswanya itu mempunyai spesifikasi mesin Esemka 1.51, menggunakan 4 silinder dengan 1.498 cc, 4 stroke dengan water cooled, DOHC-nya 16 value. Selain itu, menggunakan teknologi multi point fuel injection, power maksimalnya 80 HP atau 5.000 Rpm, torque maksimalnya 90 HP atau 4.500 Rpm, compression ratio-nya 9,3, bore x stroke-nya adalah 78,0 x 78,4.
Siswa siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) tidak hanya mampu memperbaiki dan melakukan perawatan kendaraan roda dua maupun empat, tapi dengan bimbingan para pakar mobil di Indonesia mereka ternyata sudah mampu merakit prototype mobil jenis SUV (sport utility vehicle).

Mulai dari pembuatan mesin sampai dengan tahap perakitan, semuanya dikerjakan oleh siswa SMK, kata Direktur Pembinaan SMK Depdiknas Joko Sutrisno, di Jakarta, Rabu, (28/1).

Prototype mobil tersebut dirakit di teaching industri di SMK, dan kepada para siswa SMK sudah diajari bagaimana cara membuat alat dan dibekali dengan prosedur kerja yang jelas. Mereka mengaplikasikan apa yang sudah diajarkan itu ke teaching industry, yaitu di SMK N 10 Kota Malang, Jawa Timur.

Prototype mobil yang diberi nama Esemka SUV ini berkapasitas mesin 1.500 cc. dan prototype mobil tersebut dipamerkan di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Mei 2009, dan harga jual mobil tersebut ditetapkan sekitar Rp.80 juta. Dalam perakitan prototype mobil ini, SMK menggandeng PT Nasional Motor Malang.

Selain membuat prototype mobil, kata Direktur PSMK, bermitra dengan PT.Kanzen para siswa SMK juga merakit kendaraan roda dua, dan melalui sistem getok tular, sebanyak 20 sepeda motor yang sedang dirakit sudah dipesan pembeli.

Harga jual motor tersebut ditetapkan Rp.7 juta. “Keuntungan tidak hanya pada cash, tapi dengan siswa melakukan pekerjaan riil. Artinya mereka belajar sesuatu yang nyata. Itu suatu keuntungan tidak langsung yang bisa dinikmati selain dengan cash,” katanya.

Sumber : ditpsmk.net

Senin, Juni 01, 2009

SIAP Online, Siap Lebih Baik


SIAP Online

Pernah mendengar istilah SIAP Online? Dua kata ini bukanlah slogan bagi para pecinta dunia internet, bukan pula ajakan untuk ber-online dengan rekan sejawat. Istilah ini adalah salah satu sistem aplikasi pendidikan yang berbasis media online untuk mempermudah sistem pendidikan di Indonesia.

Kebutuhan akan informasi pendidikan merupakan bahan dasar dari tercetusnya ide software ini. SIAP Online atau Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan Online merupakan produk layanan berlangganan aplikasi perangkat lunak yang online real time dan 100% berbasis web. Sistem ini dibangun dengan konsep Software as a Service (SaaS).

“Sistem ini mengintegrasikan kebutuhan informasi dari semua pihak yang berhubungan dengan pendidikan, baik sekolah, siswa, guru, staf administrasi sekolah, orang tua siswa, Dinas Pendidikan dan Pusat,” ujar Rakhmat Januardy, pembuat software SIAP online.

Selain itu, tutur dia, SIAP Online tak hanya menyediakan fitur, tetapi juga modul pendidikan dengan harga terjangkau. Beberapa aplikasinya antara lain SIAP Guru, SIAP Siswa, SIAP Ortu (Orang Tua), SIAP PSB Online, dan SIAP Web. Inovasi semacam ini diperlukan untuk memudahkan akses setiap pihak yang berkaitan dengan sistem pendidikan.

Ide pembuatan sistem ini berawal dari munculnya solusi yang dirasa perlu menjembatani komunitas sekolah dengan pihak sekolah, dan dinas pendidikan tingkat kota dan kabupaten, propinsi hingga pusat. Prinsip awal sistem ini berlandaskan pada tujuh hal, yakni biaya terjangkau, handal, berkesinambungan, bertautan dan terpadu, berdaya jangkau luas, mampu beradaptasi, dan kemampuan operasional yang mudah.

Layaknya pengembangan software lainnya, sistem ini pun menghadapi berbagai tahap yang cukup panjang. Proses pengembangannya melalui proses-proses standar software engineering.Mulai proses identifikasi spesifikasi, desain, pemrograman, testing hingga implementasi. Umpan balik dari para pengguna juga menjadi bagian penting dalam proses development. “Kami menggunakan model Agile Development Process dalam pembangunan sistem SIAP Online ini,” jelas Januardy.

Modal ide inilah yang menjadikan SIAP Online memiliki manfaat cukup besar bagi sistem informasi pendidikan. Tak hanya minim investasi, aplikasi ini juga memiliki akses 24 jam, dan update gratis. Pengguna hanya perlu menyediakan PC atau laptop yang terkoneksi dengan internet.

Manajemen pendidikan yang sering carut marut, bisa diatasi dengan sistem ini. Data-data mengenai siswa, guru, dan beragam informasi bisa diinput dengan mudah, termasuk modul dan kebijakan pemerintah tentang pendidikan. Karena user- nya tidak dibatasi, pihak-pihak yang berkepentingan bisa berlangganan sistem ini.

Saat ini, SIAP Online telah digunakan di 11 Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten dan satu Dinas Pendidikan Propinsi. Totalnya 1.041 sekolah, 156.000 siswa. Hingga kini, masih berlangsung proses registrasi sekolah-sekolah dan dinas pendidikan kota/kabupaten lainnya.

Rebut Juara INAICTA 2008

Pembuktian keunggulan SIAP Online juga diperlihatkan lewat ajang INAICTA 2008. Sistem ini mampu merebut hati juri dengan memenangkan INAICTA 2008 kategori edukasi. “Kemenangan SIAP Online di INAICTA adalah salah satu bukti bahwa produk ini layak digunakan oleh segmen pendidikan di Indonesia,” tandas Januardy.

Kesempatan emas pun didapat Januardy dan timnya. Mereka mendapatkan kesempatan bekerjasama dengan PT Telkom untuk pengembangan dan pemasaran produknya. Lewat kerjasama ini, tak hanya keuntungan dari sisi bisnis, penyempurnaan teknologi juga dilakukan untuk mencapai produk yang lebih baik.

“Dengan dukungan, bantuan dan melibatkan para ahli TIK dari PT Telkom, SIAP Online telah mengalami banyak kemajuan dalam pengembangan dan pemutakhiran teknologinya. Sebagai contoh, SIAP Online yang berjalan saat ini menggunakan infrastruktur “Cloud Computing” yang disediakan oleh PT Telkom. Dan hal ini tentunya akan meningkatkan nilai jual dan jaminan kesinambungan sistem untuk dapat digunakan dalam jangka panjang,” jelasnya.

Dengan sistem ini, harap Januardy, sistem informasi pendidikan lebih akuntabel dengan harga terjangkau. Slogan “Satu Solusi Multi Fungsi” yang diterapkan untuk sistem ini diharapkan memberikan manfaat bagi semua pihak. Hingga, sistem informasi pendidikan Indonesia benar-benar siap menuju pendidikan yang lebih baik.



Sumber : http://inaicta.web.id