Minggu, Februari 01, 2009

Penghitungan Subnetting

subnetrouter2.JPGKali ini saatnya anda mempelajari teknik penghitungan subnetting. Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.

Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.

Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:

Subnet Mask Nilai CIDR
255.128.0.0 /9
255.192.0.0 /10
255.224.0.0 /11
255.240.0.0 /12
255.248.0.0 /13
255.252.0.0 /14
255.254.0.0 /15
255.255.0.0 /16
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255.255.224.0 /19
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.240.0 /20
255.255.248.0 /21
255.255.252.0 /22
255.255.254.0 /23
255.255.255.0 /24
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C

Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?

Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).

Penghitungan: Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:

  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y - 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 - 2 = 62 host
  3. Blok Subnet = 256 - 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.
  5. Subnet
    192.168.1.0
    192.168.1.64
    192.168.1.128
    192.168.1.192
    Host Pertama
    192.168.1.1
    192.168.1.65
    192.168.1.129
    192.168.1.193
    Host Terakhir
    192.168.1.62
    192.168.1.126
    192.168.1.190
    192.168.1.254
    Broadcast
    192.168.1.63
    192.168.1.127
    192.168.1.191
    192.168.1.255

Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class C adalah seperti di bawah. Silakan anda coba menghitung seperti cara diatas untuk subnetmask lainnya.

Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B

Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address class B. Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah seperti dibawah. Sengaja saya pisahkan jadi dua, blok sebelah kiri dan kanan karena masing-masing berbeda teknik terutama untuk oktet yang “dimainkan” berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan maju (coeunter) dari 0, 1, 2, 3, dst.

Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255.255.224.0 /19
255.255.240.0 /20
255.255.248.0 /21
255.255.252.0 /22
255.255.254.0 /23
255.255.255.0 /24
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30

Ok, kita coba dua soal untuk kedua teknik subnetting untuk Class B. Kita mulai dari yang menggunakan subnetmask dengan CIDR /17 sampai /24. Contoh network address 172.16.0.0/18.

Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).

Penghitungan:

  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y - 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 - 2 = 16.382 host
  3. Blok Subnet = 256 - 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?
  5. Subnet

    172.16.0.0
    172.16.64.0
    172.16.128.0
    172.16.192.0
    Host Pertama
    172.16.0.1
    172.16.64.1
    172.16.128.1
    172.16.192.1
    Host Terakhir
    172.16.63.254
    172.16.127.254
    172.16.191.254
    172.16.255.254
    Broadcast
    172.16.63.255
    172.16.127.255
    172.16.191.255
    172.16..255.255

Berikutnya kita coba satu lagi untuk Class B khususnya untuk yang menggunakan subnetmask CIDR /25 sampai /30. Contoh network address 172.16.0.0/25.

Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).

Penghitungan:

  1. Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 27 - 2 = 126 host
  3. Blok Subnet = 256 - 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?

Subnet

172.16.0.0 172.16.0.128 172.16.1.0 … 172.16.255.128
Host Pertama 172.16.0.1 172.16.0.129 172.16.1.1 … 172.16.255.129
Host Terakhir 172.16.0.126 172.16.0.254 172.16.1.126 … 172.16.255.254
Broadcast 172.16.0.127 172.16.0.255 172.16.1.127 … 172.16.255.255

Masih bingung juga? Ok sebelum masuk ke Class A, coba ulangi lagi dari Class C, dan baca pelan-pelan ;)

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A

Kalau sudah mantab dan paham, kita lanjut ke Class A. Konsepnya semua sama saja. Perbedaannya adalah di OKTET mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.

Kita coba latihan untuk network address 10.0.0.0/16.

Analisa: 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).

Penghitungan:

  1. Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 216 - 2 = 65534 host
  3. Blok Subnet = 256 - 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?

Subnet

10.0.0.0 10.1.0.0 … 10.254.0.0 10.255.0.0
Host Pertama 10.0.0.1 10.1.0.1 … 10.254.0.1 10.255.0.1
Host Terakhir 10.0.255.254 10.1.255.254 … 10.254.255.254 10.255.255.254
Broadcast 10.0.255.255 10.1.255.255 … 10.254.255.255 10.255.255.255

Mudah-mudahan sudah setelah anda membaca paragraf terakhir ini, anda sudah memahami penghitungan subnetting dengan baik. Kalaupun belum paham juga, anda ulangi terus artikel ini pelan-pelan dari atas. Untuk teknik hapalan subnetting yang lebih cepat, tunggu di artikel berikutnya ;)

Catatan: Semua penghitungan subnet diatas berasumsikan bahwa IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) dihitung secara default. Buku versi terbaru Todd Lamle dan juga CCNA setelah 2005 sudah mengakomodasi masalah IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) ini. CCNA pre-2005 tidak memasukkannya secara default (meskipun di kenyataan kita bisa mengaktifkannya dengan command ip subnet-zeroes), sehingga mungkin dalam beberapa buku tentang CCNA serta soal-soal test CNAP, anda masih menemukan rumus penghitungan Jumlah Subnet = 2x - 2

Tahap berikutnya adalah silakan download dan kerjakan soal latihan subnetting. Jangan lupa mengikuti artikel tentang Teknik Mengerjakan Soal Subnetting untuk memperkuat pemahaman anda dan meningkatkan kemampuan dalam mengerjakan soal dalam waktu terbatas.

REFERENSI

  1. Todd Lamle, CCNA Study Guide 5th Edition, Sybex, 2005.
  2. Module CCNA 1 Chapter 9-10, Cisco Networking Academy Program (CNAP), Cisco Systems.
  3. Hendra Wijaya, Cisco Router, Elex Media Komputindo, 2004.

Sumber : Romi Satrio Wahono

Konsep Subnetting

subnetrouter.JPGSubnetting adalah termasuk materi yang banyak keluar di ujian CCNA dengan berbagai variasi soal. Juga menjadi momok bagi student atau instruktur yang sedang menyelesaikan kurikulum CCNA 1 program CNAP (Cisco Networking Academy Program). Untuk menjelaskan tentang subnetting, saya biasanya menggunakan beberapa ilustrasi dan analogi yang sudah kita kenal di sekitar kita. Artikel ini sengaja saya tulis untuk rekan-rekan yang sedang belajar jaringan, yang mempersiapkan diri mengikuti ujian CCNA, dan yang sedang mengikuti pelatihan CCNA 1.Setelah selesai membaca ini, silakan lanjutkan dengan artikel Penghitungan Subnetting, Siapa Takut?.

Sebenarnya subnetting itu apa dan kenapa harus dilakukan? Pertanyaan ini bisa dijawab dengan analogi sebuah jalan. Jalan bernama Gatot Subroto terdiri dari beberapa rumah bernomor 01-08, dengan rumah nomor 08 adalah rumah Ketua RT yang memiliki tugas mengumumkan informasi apapun kepada seluruh rumah di wilayah Jl. Gatot Subroto.

jalan.jpg

Ketika rumah di wilayah itu makin banyak, tentu kemungkinan menimbulkan keruwetan dan kemacetan. Karena itulah kemudian diadakan pengaturan lagi, dibuat gang-gang, rumah yang masuk ke gang diberi nomor rumah baru, masing-masing gang ada Ketua RTnya sendiri-sendiri. Sehingga ini akan memecahkan kemacetan, efiesiensi dan optimalisasi transportasi, serta setiap gang memiliki previledge sendiri-sendiri dalam mengelola wilayahnya. Jadilah gambar wilayah baru seperti di bawah:

gang.jpg

Konsep seperti inilah sebenarnya konsep subnetting itu. Disatu sisi ingin mempermudah pengelolaan, misalnya suatu kantor ingin membagi kerja menjadi 3 divisi dengan masing-masing divisi memiliki 15 komputer (host). Disisi lain juga untuk optimalisasi dan efisiensi kerja jaringan, karena jalur lalu lintas tidak terpusat di satu network besar, tapi terbagi ke beberapa ruas-ruas gang. Yang pertama analogi Jl Gatot Subroto dengan rumah disekitarnya dapat diterapkan untuk jaringan adalah seperti NETWORK ADDRESS (nama jalan) dan HOST ADDRESS (nomer rumah). Sedangkan Ketua RT diperankan oleh BROADCAST ADDRESS (192.168.1.255), yang bertugas mengirimkan message ke semua host yang ada di network tersebut.

network.jpg

Masih mengikuti analogi jalan diatas, kita terapkan ke subnetting jaringan adalah seperti gambar di bawah. Gang adalah SUBNET, masing-masing subnet memiliki HOST ADDRESS dan BROADCAST ADDRESS.

subnet.jpg

Terus apa itu SUBNET MASK? Subnetmask digunakan untuk membaca bagaimana kita membagi jalan dan gang, atau membagi network dan hostnya. Address mana saja yang berfungsi sebagai SUBNET, mana yang HOST dan mana yang BROADCAST. Semua itu bisa kita ketahui dari SUBNET MASKnya. Jl Gatot Subroto tanpa gang yang saya tampilkan di awal bisa dipahami sebagai menggunakan SUBNET MASK DEFAULT, atau dengan kata lain bisa disebut juga bahwa Network tersebut tidak memiliki subnet (Jalan tanpa Gang). SUBNET MASK DEFAULT ini untuk masing-masing Class IP Address adalah sbb:

CLASS OKTET PERTAMA SUBNET MAS DEFAULT PRIVATE ADDRESS
A 1-127 255.0.0.0 10.0.0.0-10.255.255.255
B 128-191 255.255.0.0 172.16.0.0-172.31.255.255
C 192-223 255.255.255.0 192.168.0.0-192.168.255.255

Sumber : Romi Satria Wahono

Membangun Radio Internet Sendiri

"Awalnya saya tertarik juga membaca artikel "Membangun Sendiri Radio Internet", terus saya coba, tapi berkali-kali tetap juga gak bisa..... akhirnya saya nyerah.... tapi beberapa waktu yang lalu tanpa sengaja saya membaca artikel mas Romi Satria, terus coba kembali dan ternyata berhasil :) "

Silahkan mencoba dan "keep fight"

Artikel berjudul Membangun Sendiri Radio Internet yang saya tulis dua tahun lalu ternyata masih banyak dibaca pengunjung situs blog ini. Khususnya bagi yang tertarik untuk membangun sendiri radio internet untuk tujuan hobi maupun profesional. Dari komentar yang masuk, banyak yang mengeluhkan sulitnya menemukan perusahaan hosting yang mau menghosting shoutcast server untuk radio internet. Jadi meskipun radio sudah bisa online di jaringan LAN, tapi akhirnya kesulitan untuk online di Internet. Sebenarnya ada solusi yang mudah dan gratis, khususnya terkait dengan penempatan shoutcast server, yaitu dengan menggunakan shoutcast server yang disediakan gratis oleh Listen2MyRadio.Com. Masih tertarik membangun radio internet dengan modal server gratisan? Ikuti terus artikel ini.

Seperti artikel sebelumnya, untuk mempermudah penjelasan, saya akan sampaikan dalam bentuk step-by-step instalasi, baik untuk server (Listen2MyRadio.Com) maupun untuk client yang mengalirkan konten siaran ke server.

INSTALASI SERVER RADIO DI LISTEN2MYRADIO.COM

1. Daftarkan diri (signup) melalui form pendaftaran di Listen2MyRadio.Com

radio1.jpg

radio2.jpg

2.Konfirmasi pendaftaran dengan mengklik URL yang dikirimkan oleh Listen2MyRadio.Com ke email kita

radio3.jpg

radio4.jpg

3. Login ke Listen2MyRadio.Com. Setelah login akan muncul menu administrasi seperti gambar di bawah.

radio5.jpg

radio6.jpg

4. Klik “radio installation” untuk mulai mensetup nama radio, alamat URL radio, juga password untuk broadcaster dan admin. Disini saya set misalnya password: “romi” dengan url: ikc.listen2myradio.com

radio7.jpg

5. Setelah instalasi server radio selesai, kembali ke bagian menu, dan pilih “preferences“. Apabila server sudah normal berjalan maka tanda “ON” berwarna hijau akan muncul. Jangan lupa catat “address to broadcast” (misalnya disini: 91.186.30.12) beserta nomor “port” (16532) karena akan kita gunakan di client pengirim konten radio (winamp).

radio8.jpg

6. Apabila server tetap dalam keadaan “OFF“, maka kita harus memilih server baru. Caranya adalah di menu klik pilihan “have problem with radio? change server to a better one“, dan pilih (klik PRESS HERE) salah satu dari beberapa pilihan server yang ada di sana. Perlu dicatat bahwa pengubahan server tentu akan membuat “address to broadcast” kita juga berubah.

radio91.jpg

Sampai disini instalasi server radio di Listen2MyRadio sudah kita selesaikan. Langkah berikutnya sebenarnya sama dengan langkah ke 3-9 artikel saya sebelumnya tentang membangun sendiri radio internet. Tapi saya akan ulangi tahapannya supaya bisa lebih jelas.

INSTALASI CLIENT PENGALIR KONTEN KE SERVER LISTEN2MYRADIO.COM

1. Download dan Install Winamp dan Shoutcast DSP Plugin di komputer tempat kita akan mengalirkan content radio (mp3 music, dsb) ke Shoutcast Server (Listen2Myradio.Com). Download dari URL di bawah:

2. Jalankan Winamp, kemudian klik kanan dan pilih “Options” -> “Preferences“.

3. Klik DSP/Effect di bagian Plug-ins dan pilih Nullsoft SHOUTcast Source DSP. Kemudian akan muncul satu window SHOUTcast Source dengan menu “Main“, “Output“, “Encoder“, “Input“.

winamp-shoutcastdsp.jpg

4. Pilih “Output” dan klik “Connect” untuk konek ke Shoutcast server. Perlu dicatat, “Address”, “Port” dan “Password” harus sesuai dengan catatan setting kita di Listen2Myradio.Com. Saya sendiri mendapatkan address: 91.186.30.12, port: 16532, dan password saya set: “romi“.

radio10.jpg

5. Sekarang tinggal alirkan saja content (music, sound, dsb) ke Shoutcast Server. Caranya mudah, letakkan file mp3 di Winamp dan tekan tanda play, maka music anda akan ter-broadcast ke seluruh dunia maya.

winamp-shoutcastdsp5.jpg

6. Pertanyaan lain yang muncul, bagaimana kalau kita ingin mengalirkan suara kita secara live? Siapkan microphone dan masukkan kabel microphone ke soundcard PC anda. Kemudian kembali ke Winamp anda, pada SHOUTcast source, pilih “Input“, kemudian ubah “Input device” dari “Winamp (recommended)” ke “Soundcard Input“. Lalu siapkan microphone di depan mulut anda, dan ucapkan “Selamat datang di Radio Internet saya yang tercinta ini”.

winamp-shoutcastdsp6.jpg

CEK APAKAH RADIO KITA BERJALAN NORMAL

1. Cek dengan menjalankan browser dengan URL yang tadi kita set di Listen2Myradio.Com, misalnya saya tadi menset URL radio saya adalah http://ikc.listen2myradio.com/

2. Akan muncul tampilan seperti gambar di bawah, klik tombol play untuk mendengarkan siaran. Jujur saja di kanan kiri halaman radio kita akan banyak iklan dari Google Adsense, tapi ya itulah resiko menggunakan server gratis :) Tapi tidak perlu khawatir karena iklan ini tidak mengurangi fitur atau efektifitas dari server radio di Listen2MyRadio.Com

radio11.jpg

Selesai, kalau masih ada yang error, ulangi lagi tahapan instalasi seperti yang saya jelaskan diatas. Dari komentar di artikel sebelumnya, kesalahan dan error banyak terjadi karena tahapan instalasinya tidak diikuti dengan baik. Dan terakhir, selamat menjadi penyiar radio internet yang anda bangun sendiri :)


Sumber : Romi Satria Wahono

Jumat, Januari 30, 2009

Tips Menghadapi Doi yang Lagi Ngambek

Walau hal ini sering terjadi, tapi tetap saja kita merasa serba salah. Mau begini salah, begitu juga kurang enak. Mau ngomong salah, tapi kalau diam saja, gimana masalah bisa selesai? Bagaimana cara jitu menghadapi doi yang sedang marah?

Jangan kuatir, coba nikmati ramuan Hidup Gaya BF dari berbagai sumber, yang pernah mengalami hal serupa, tapi mereka sukses memperbaiki hubungan kembali. Ini diantaranya:

Positive thinking
Jangan pikir macem-macem dulu. Bisa jadi dia hanya butuh waktu untuk menenangkan diri. Bosen juga 'kan kalau keseringan berduaan. Apalagi kalau yang dilakukan begitu-begitu saja. Dia butuh penyegaran.

Beri dia waktu
Coba hubungi dia lewat telepon, sekali saja. Kalau nggak mau menjawab, atau dia bilang sedang tidak mood, maka sebaiknya beri dia waktu. Mungkin dia butuh waktu untuk berpikir.

Tanya apa maunya
Jangan pernah berspekulasi dengan menduga-duga apa yang membuatnya marah. Kalau salah duga, akibatnya bisa fatal. Lebih baik tanyakan secara langsung apa yang menyebabkannya marah, dan apakah dia bisa memaafkan kamu.

Marahin dia
Bisa jadi dia tipe orang yang ingin dimarahin atau senang mendapat teguran. Orang macam ini biasanya "kolokan" dan butuh perhatian lebih dari kamu. Tapi, hati-hati, jangan sampai hitung-hitungan kesalahan.

Rayu
Orang paling realistis pun, nggak tahan dengan rayuan. Tapi hati-hati, rayuan gombal bisa nambah ruwet. Coba bilang, "Saya kangen, ingin ngobrol sama kamu. Kok kamu nggak telp-telp, sih? Udahan dong marahnya..., please."

Jangan nanya 2X
Kalau dia ngasih kesempatan ngomong, gunakan sebaik-baiknya. Dengarkan apa yang dia sampaikan. Jangan sampai bertanya dua kali. Itu bikin dia tambah kesal karena merasa omongannya nggak diperhatikan.

Beri dia surprise
Kado kecil-kecilan saja. Misalnya dia lagi nyari kaset Michael Jackson yang baru, cariin dan kirim ke dia. Bisa juga ngirim makanan atau bunga favoritnya. Kirim via titipan kilat.

Datangi rumahnya
Bilang sama yang menerima kedatangan kamu, bahwa kamu kuatir karena sudah beberapa hari nggak mendengar kabar berita tentangnya. Tanya apakah dia mau ketemu dengan kamu. Kalau dia nggak mau ketemu, titip pesan bahwa kamu harap dia baik-baik saja.

Kirim kartu undangan dinner
Ini kalau dia nggak mau jawab telp atau SMS kamu. Cari kartu yang lucu atau memiliki makna khusus. Ajak dia dinner di suatu tempat. Tulis di situ, bahwa kamu harap dia akan ngasih tahu kalau nggak bisa datang.

Cuekin lagi aja
Kalau dia nggak mempan diapa-apain, ya, cuekin lagi saja. Itu sih namanya kecakepan. Emang cuma dia saja cewek atau cowok di dunia ini. Lebih baik kamu mulai memikirkan untuk nyari yang baru.

Jumat, Januari 16, 2009

Sungguh Memalukan....

"Alangkah meruginya Rakyat ini..... Alangkah bodohnya rakyat ini sampai memilih seorang yang katanya "Wakil Rakyat" seperti ini yang bermental rendah....Bagaimanakah keluarganya memandang hal ini...." ucapan dari seorang rakyat jelata.....

Lagi-lagi wakil rakyat memberi contoh buruk pada konstituennya. Tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Labuhan Batu, Sumatera Utara, tertangkap basah main judi di Hotel Golden Boutique di Jl Angkasa, Jakarta Pusat, pada Kamis (15/1) malam. Alhasil, ketiganya digiring ke Mapolres Jakarta Pusat.

Tiga anggota legislatif tersebut adalah Ali Tambunan dari Fraksi Partai Bintang Reformasi, Harudinsyah dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) dan Rizal Sani dari Fraksi Partai Golkar yang sekaligus menjabat Wakil Ketua DPRD Labuhan Batu.

Dari tangan ketiganya, polisi menyita barang bukti berupa uang sebesar Rp 6,6 juta dan 2 set kartu. Berdasarkan informasi yang diterima polisi, ketiganya bermain judi di kamar 1129 Hotel Golden Boutiqe, Jakarta Pusat. Polisi pun langsung menuju lokasi untuk mengamankan ketiga tersangka.

"Saat ini mereka sedang diperiksa," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Zulkarnain di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Jum'at (16/1/2009).

Ketiga tersangka, dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman di bawah lima tahun penjara. Atas perilakunya yang tidak terhomat tersebut, ketiga anggota legislatif tersebut kini meringkuk di Mapolres Jakarta Pusat.

Sumber : http://www.detiknews.com/read/2009/01/16/115148/1069502/10/3-anggota-dprd-labuhan-batu-tertangkap-judi-di-hotel-golden-jakarta

Selasa, November 11, 2008

UPDATE HASIL TES

UPDATE HASIL TEST

Kompetensi

: Mengelolah Data Aplikasi

Kode Kompetensi

: KKPI.104.003.01

Sub Kompetensi

: Prosedur Pengoperasian Image Scanner


NO

NAMA SISWA

TINGKAT/JUR

KET

1

Desti Sastika

3 AK-1

Remidial

2

Febriandi

3 AK-2

Remidial

3

Husnil Fattah

3 AK-2

Remidial

4

Helen Tiar

3 AK-2

Lulus

5

Ika Krisna Wati

3 AK-2

Lulus

6

Novi Eliza

3 AK-2

Remidial

7

Nur Aisyah

3 AK-2

Lulus

8

M. Ilham

3 AK-2

Remidial

9

Nella Muthia

3 AK-2

Lulus

10

Nur Febrika

3 AK-2

Remidial

11

Riswandi

3 AK-2

Remidial

12

Romi Dona

3 AK-2

Lulus

13

Ray Sandi

3 AK-2

Remidial

14

Riski Akhir

3 AK-2

Remidial

15

Siddik

3 AK-2

Lulus

16

Wardianto

3 AK-2

Lulus

17

Weni Rahayu

3 AK-2

Lulus

18

Wulandari 1

3 AK-2

Lulus

19

Juliana

3 AP-1

Remidial

20

Johari

3 AP-1

Remidial

21

Ahmad Hasis

3 AP-1

Remidial

22

Novia Sari

3 AP-1

Remidial

23

Rosliah

3 AP-2

Remidial

24

Juliana

3 AP-2

Remidial

25

Soekarman

3 AP-2

Remidial

26

Nova Lina

3 AP-2

Remidial

27

Prisca

3 AP-2

Remidial

Sabtu, November 08, 2008

Etika Ber-Internet......

Tanpa terasa ternyata untuk mengirimkan email saja perlu suatu etika tersendiri ya, walau kadang memang sering banget menemukan suatu email yang rasanya kok kurang tepat gitu. Ternyata ada di nih link nya yang bahas etiket ber-email di http://homepages.ius.edu/DSCHWEI2/email/rules.htm, yang isinya antara lain:
1. Saat mengirimkan suatu attachment file, hendaknya masih dalam ukuran yang normal.
2. Terlihat bagus saat online, wah apa ya ini? hehehe…maksudnya saat online itu dilihat dari cara kita berkomunikasi dengan menggunakan tulisan, bukan keliatan muka, tapi keliatan tulisan..
3. Berbagi pengalaman berinternet melalui email
4. Jangan menulis dengan menggunakan semua huruf BESAR
5. Jangan melakukan copy paste tanpa izin (plagiat), tanpa menyebutkan sumbernya
6. Lebih baik jangan mengekspose informasi pribadi terlalu terbuka, hal ini bisa di salah gunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab
7. Perhatikan selera humor mu
8. Hormati dan hargai perbedaan pada setiap orang, karena orang masing-masing memiliki kultur budaya yang berbeda-beda
9. Tetap tenang dan tidak mudah terhasut, jagalah hati dan pikiran agar tetap tenang
10. Harus tetap menjaga password yang ada