Senin, Juni 01, 2009

SIAP Online, Siap Lebih Baik


SIAP Online

Pernah mendengar istilah SIAP Online? Dua kata ini bukanlah slogan bagi para pecinta dunia internet, bukan pula ajakan untuk ber-online dengan rekan sejawat. Istilah ini adalah salah satu sistem aplikasi pendidikan yang berbasis media online untuk mempermudah sistem pendidikan di Indonesia.

Kebutuhan akan informasi pendidikan merupakan bahan dasar dari tercetusnya ide software ini. SIAP Online atau Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan Online merupakan produk layanan berlangganan aplikasi perangkat lunak yang online real time dan 100% berbasis web. Sistem ini dibangun dengan konsep Software as a Service (SaaS).

“Sistem ini mengintegrasikan kebutuhan informasi dari semua pihak yang berhubungan dengan pendidikan, baik sekolah, siswa, guru, staf administrasi sekolah, orang tua siswa, Dinas Pendidikan dan Pusat,” ujar Rakhmat Januardy, pembuat software SIAP online.

Selain itu, tutur dia, SIAP Online tak hanya menyediakan fitur, tetapi juga modul pendidikan dengan harga terjangkau. Beberapa aplikasinya antara lain SIAP Guru, SIAP Siswa, SIAP Ortu (Orang Tua), SIAP PSB Online, dan SIAP Web. Inovasi semacam ini diperlukan untuk memudahkan akses setiap pihak yang berkaitan dengan sistem pendidikan.

Ide pembuatan sistem ini berawal dari munculnya solusi yang dirasa perlu menjembatani komunitas sekolah dengan pihak sekolah, dan dinas pendidikan tingkat kota dan kabupaten, propinsi hingga pusat. Prinsip awal sistem ini berlandaskan pada tujuh hal, yakni biaya terjangkau, handal, berkesinambungan, bertautan dan terpadu, berdaya jangkau luas, mampu beradaptasi, dan kemampuan operasional yang mudah.

Layaknya pengembangan software lainnya, sistem ini pun menghadapi berbagai tahap yang cukup panjang. Proses pengembangannya melalui proses-proses standar software engineering.Mulai proses identifikasi spesifikasi, desain, pemrograman, testing hingga implementasi. Umpan balik dari para pengguna juga menjadi bagian penting dalam proses development. “Kami menggunakan model Agile Development Process dalam pembangunan sistem SIAP Online ini,” jelas Januardy.

Modal ide inilah yang menjadikan SIAP Online memiliki manfaat cukup besar bagi sistem informasi pendidikan. Tak hanya minim investasi, aplikasi ini juga memiliki akses 24 jam, dan update gratis. Pengguna hanya perlu menyediakan PC atau laptop yang terkoneksi dengan internet.

Manajemen pendidikan yang sering carut marut, bisa diatasi dengan sistem ini. Data-data mengenai siswa, guru, dan beragam informasi bisa diinput dengan mudah, termasuk modul dan kebijakan pemerintah tentang pendidikan. Karena user- nya tidak dibatasi, pihak-pihak yang berkepentingan bisa berlangganan sistem ini.

Saat ini, SIAP Online telah digunakan di 11 Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten dan satu Dinas Pendidikan Propinsi. Totalnya 1.041 sekolah, 156.000 siswa. Hingga kini, masih berlangsung proses registrasi sekolah-sekolah dan dinas pendidikan kota/kabupaten lainnya.

Rebut Juara INAICTA 2008

Pembuktian keunggulan SIAP Online juga diperlihatkan lewat ajang INAICTA 2008. Sistem ini mampu merebut hati juri dengan memenangkan INAICTA 2008 kategori edukasi. “Kemenangan SIAP Online di INAICTA adalah salah satu bukti bahwa produk ini layak digunakan oleh segmen pendidikan di Indonesia,” tandas Januardy.

Kesempatan emas pun didapat Januardy dan timnya. Mereka mendapatkan kesempatan bekerjasama dengan PT Telkom untuk pengembangan dan pemasaran produknya. Lewat kerjasama ini, tak hanya keuntungan dari sisi bisnis, penyempurnaan teknologi juga dilakukan untuk mencapai produk yang lebih baik.

“Dengan dukungan, bantuan dan melibatkan para ahli TIK dari PT Telkom, SIAP Online telah mengalami banyak kemajuan dalam pengembangan dan pemutakhiran teknologinya. Sebagai contoh, SIAP Online yang berjalan saat ini menggunakan infrastruktur “Cloud Computing” yang disediakan oleh PT Telkom. Dan hal ini tentunya akan meningkatkan nilai jual dan jaminan kesinambungan sistem untuk dapat digunakan dalam jangka panjang,” jelasnya.

Dengan sistem ini, harap Januardy, sistem informasi pendidikan lebih akuntabel dengan harga terjangkau. Slogan “Satu Solusi Multi Fungsi” yang diterapkan untuk sistem ini diharapkan memberikan manfaat bagi semua pihak. Hingga, sistem informasi pendidikan Indonesia benar-benar siap menuju pendidikan yang lebih baik.



Sumber : http://inaicta.web.id

Tidak ada komentar: